Jadi Apa Gaji Elnino?

Oleh : Muhammad Amin, S.Pd

Muhamad Amin (Asisten Elnino M. Husein Mohi, No. Anggota B-11)

Prinsip dalam trias-politica Montesqiue (ahli ilmu politik dunia di era 1700-an) adalah pembagian kekuasaan kepada tiga kelompok; yudikatif (peradilan-kehakiman), legislatif atau parlemen (perwakilan rakyat) dan eksekutif (pelaksana kedaulatan rakyat). Sedikit melebar, 200 tahun sebelumnya di Gorontalo telah ada praktek pemerintahan yang membagi kekuasaan kepada syara’a (peradilan), bandlayo (musyawarah rakyat) dan bubato (pemerintah).

Tugas pokok dari seorang anggota parlemen adalah berbicara dan bersuara untuk kepentingan orang-orang yang diwakilinya. Istilah ‘parlemen’ berasal dari bahasa Perancis ‘parlement’ yang artinya ‘perbuatan berupa parler (bicara)’. Parlement bermakna suatu diskusi atau pembicaraan. Di dunia modern, ‘parlement’ atau ‘parliament’ (Inggris—pen) dimaknai sebagai sebuah badan atau lembaga dimana orang-orang bertemu untuk mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan negara.

Hasil kesepakatan dari pembicaraan para anggota parlemen/legislatif itu, kemudian menjadi aturan yang wajib dilaksanakan oleh pihak eksekutif (pemimpin pemerintah dan jajaran birokrasinya). Jika ada hal-hal yang menyalahi kesepakatan atau peraturan, maka pelanggarnya diadili oleh lembaga yudikatif. Jelas, tugas wakil rakyat atau anggota parlemen di level mana pun adalah bicara; bicara tentang hal-hal yang mengatur negara/daerah untuk kepentingan rakyat yang diwakilinya.

Tapi yang terjadi sekarang ini justru sebaliknya, banyak masyarakat yang tidak menuntut adanya suara wakil rakyat untuk mewakili aspirasi mereka sendiri. Banyak orang justru mengungkapkan tuntutan yang sama kepada seluruh pejabat publik, baik yudikatif, legislatif maupun eksekutif, yakni “Sudah apa yang engkau lakukan untuk rakyat?” Bahkan kepada orang yang belum pernah jadi pejabat publik pun pertanyaan itu sering dilontarkan, apalagi bila yang bersangkutan berstatus sebagai seorang calon presiden, calon kepala daerah atau calon legislatif (caleg).

Padahal, secara normatif (menurut norma dan logika), pertanyaan atau tuntutan untuk ‘berbuat’ atau ‘melakukan’ hanya bisa dialamatkan kepada presiden, gubernur, bupati, walikota dan jajaran eksekutif mereka. Tuntutan kepada wakil rakyat harusnya adalah “Sudah apa yang dia perjuangkan untuk rakyat?” atau “Suara rakyat apakah yang sudah dilontarkannya di parlemen?” Sedangkan tuntutan kepada pejabat yudikatif adalah “Sudah seadil apa dia menggunakan kewenangannya?”.
Nah, karena kondisi masyarakat yang masih demikian itu, maka Elnino merasa diharuskan untuk berbuat bagi rakyat. Konsekuensi berbuat untuk rakyat adalah menyediakan dana yang dapat bermanfaat secara langsung bagi rakyat.

Empat janji Elnino yang diedarkan secara tertulis pada Pemilu 2009

Lalu dari mana Elnino Mohi mengambil dana bila dia harus berbuat bagi rakyat? Dia bukan gubernur, bupati atau walikota yang memiliki kekuasaan terhadap ratusan miliar uang rakyat dalam APBD. Fungsi anggaran di DPD RI pun tidak ada, hanya sekadar memberi pertimbangan terhadap RAPBN. Setelah melalui perdebatan yang panjang di Tim-9 Jaringan Sahabat Elnino (Jabat-Elnino), akhirnya Elnino memutuskan sejak sebelum dilantik, bahwa dia akan berbuat untuk rakyat dengan menggunakan gajinya sendiri dari jabatan anggota DPD RI.

Sejak pertama kali menerima gajinya, Elnino menyerahkannya ke saya sebagai anggota Tim-9. Gaji Elnino itu bukanlah untuk menggaji anggota Tim-9. Saya pun menerima gaji hanya sebagai asisten, gaji yang dibayarkan langsung oleh DPD RI, bukan dibayar oleh Elnino. Sebagai Tim-9, tugas sayalah yang menyusun pengeluaran yang diambil dari gaji Elnino berdasarkan program-program Elnino maupun janji-janjinya untuk kepentingan umum.

Begini, gaji pokok Elnino sebagai anggota DPD RI adalah sekitar Rp. 16 juta. Sebagai anggota DPD, dia diberi hak atas berbagai tunjangan seperti tunjangan akomodasi (perumahan), tunjangan komunikasi, tunjangan representasi, tunjangan keluarga, dan lain-lain yang totalnya sekitar Rp. 33 juta. Ada juga yang disebut sebagai ‘uang sidang’, biasanya berkisar antara Rp. 500 ribu sampai Rp. 1 juta per bulan—tergantung pada kehadiran dalam rapat-rapat. Jadi, total gaji dan tunjangan Elnino sebagai anggota DPD RI berkisar Rp. 50 juta/bulan. Selebihnya adalah dana yang habis-pakai seperti SPPD kunjungan kerja dan dana Reses.

Berdasarkan catatan saya, pengeluaran setiap bulan bahkan lebih banyak daripada gaji Elnino sebagai anggota DPD RI. Sudah begitu, pun tetap saja tidak semua permintaan bantuan dapat dipenuhi. Hampir setiap bulan saya harus memberi penjelasan dan meminta maaf kepada orang-orang yang memang butuh bantuan tetapi belum ter-cover oleh dana yang ada di tangan saya.
Secara garis besar, berikut ini adalah elemen pengeluaran Tim-9 yang memegang dana dari gaji Elnino sebagai anggota DPD RI.

Jumlah/BulanKeterangan
Kredit Mobil di JakartaRp. 7,8 jtSetelah dua bulan dilantik sebagai anggota DPD, biaya taksi Elnino mencapai Rp. 200 ribu per hari atau Rp. 5 juta per bulan. Karena itu Tim-9 bersepakat untuk mengambil kredit mobil di Jakarta untuk kepentingan operasional maupun pelayanan terhadap konstituen, terutama para sahabat dari Gorontalo yang datang ke Jakarta.
Kredit Mobil di GorontaloRp. 7,7 jtUntuk jadi kendaraan operasional Tim-9 di Gorontalo. Sebagai info, ketika masa kampanye Pemilu 2009, Elnino menggunakan motor dan mobil yang dipinjamkan oleh bapak Rustam Akili dan bensin yang disupport oleh bapak Prof. Nelson Pomalingo.
Tagihan PinjamanRp. 5,2 jtPinjaman tersebut untuk setting-up program-program yang akan dijalankan.
Program KerakyatanRp. 25,0 jt• Program Kredit Usaha Tanpa Bunga (sudah dihentikan).
• Program Bisnis Silaturahim (sudah dihentikan).
• Program bantuan untuk penyelesaian skripsi, thesis dan disertasi.
• Program beasiswa untuk mahasiswa yang sudah yatim piatu.
• Program beasiswa untuk siswa yang sudah yatim piatu.
• Kegiatan-kegiatan pencerahan, biasanya berupa kajian tentang Keislaman, Keindonesiaan dan Kegorontaloan.
• Kegiatan lainnya yang insidental (hanya sekali) seperti penerbitan buku, riset needs assessment, dll. Biasanya di bidang pendidikan.
Operasional Tim 9 di GorontaloRp. 2,0 jtTim-9 tidak digaji. Dana operasional itu untuk kegiatan-kegiatan yang juga melibatkan Elnino secara langsung.
Operasional Tim 9 di JakartaRp. 3,0 jtDigunakan untuk operasional Elnino (bensin, dll) serta untuk melayani para konstituen Elnino yang sedang berada di Jakarta.

Mungkin masih ada yang sulit mempercayai bahwa pendapatan anggota dewan hanyalah gaji dan tunjangan. Para kontraktor, misalnya, meyakini bahwa seorang anggota dewan tentu memiliki ‘pendapatan sampingan’ berupa setoran (fee) dari pihak ketiga yang telah diperjuangkan oleh si anggota dewan untuk beroleh proyek.

Namun, di DPD RI, tidak ada proyek yang dapat diperjuangkan untuk memperoleh fee. Permainan proyek mustahil dilakukan karena DPD RI tidak punya hak anggaran. Bahkan di seluruh kementerian, yang bisa ‘memainkan’ proyek adalah anggota DPR RI, bukan anggota DPD RI—kecuali mereka yang memiliki akses langsung ke Menteri tanpa harus jadi anggota DPD RI. Bagi pemerintah pusat, bagaimana pun juga, anggota DPD RI bukanlah pejabat yang ‘harus ditakuti’ seperti anggota DPR RI, sehingga akomodasi terhadap aspirasi yang diberikan oleh anggota DPD RI pun tidak sebesar terhadap anggota DPR RI.

Bagi Elnino sendiri, dia mau saja memperjuangkan sebuah program untuk dilaksanakan oleh pemerintah pusat secara langsung kepada rakyat, tapi bukan sebuah proyek. “Kalau bisa, tentu saya perjuangkan program untuk Gorontalo. Tapi kalau perjuangkan proyek untuk dapatkan fee, saya tidak mau. Saya masih membaca tulisan-tulisan saya sendiri yang pernah dikorankan di era 2001-2005. Dan tulisan-tulisan itu sangat kritis terhadap permainan proyek oleh anggota dewan. Tulisan-tulisan itulah yang mengingatkan saya sampai sekarang, karena saya masih membaca tulisan-tulisan itu sampai sekarang,” papar Elnino.

Elnino ‘Makan’ Apa?

Kredit Tanpa Bunga

Bisnis Silaturahim

Beasiswa Yatim Piatu

Beasiswa Penyelesaian Studi

Kegiatan Pencerahan

Kegiatan Insidental

Ringkasan

Start typing and press Enter to search