Elnino Center Akan Digitalisasi Masjid di Gorontalo

Elnino Center pada tahun 2020 ini akan mendigitalisasi 130 masjid di Provinsi Gorontalo. Ditargetkan program itu selesai pada tahun ini. Program ini nantinya akan dilengkapi oleh perangkat “digi mosque”, yang dalam waktu dekat akan segera diluncurkan.

Staf Ahli Elnino Mohi di Komisi XI DPR RI, Tomy Ishak mengatakan bahwa proyek itu didukung penuh oleh Bank Indonesia melalui program PSBI.

Sementara itu, Koordinator Elnino Center, Nurul Syamsu Panna, Rabu (4/3), menjelaskan bahwa “digi mosque” merupakan program digitalisasi yang memiliki fungsi lengkap untuk mempermudah kinerja masjid.

Menurutnya, salah satu kelebihan dari perangkat digital ini adalah bisa menyalakan dan mematikan secara otomatis perangkat pengeras suara, kipas angin/AC, serta menyalakan lampu beberapa menit sebelum tiba waktu salat.Perangkat ini juga berfungsi untuk menampilkan jadwal salat lima waktu sesuai lokasi koordinat masjid dengan standar jadwal dari Kementerian Agama. Alat ini juga akan mengaktifkan perangkat audio yang ada dalam masjid, yakni berupa selawat, pengajian, serta suara azan melalui pengeras suara, sesaat sebelum waktu azan.

“Dengan alat ini, akan ditampilkan juga hitungan mundur satu menit sebelum azan serta hitung mundur jeda waktu iqamah,” ujar Syamsu.

Kelebihan lainnya dari perangkat ini dapat menampilkan jadwal imam, khatib, muazin, maupun penceramah yang ditugaskan dalam masjid. Alat ini juga dilengkapi dengan perangkat perekam video, sehingga dapat menampilkan gambar imam maupun khatib saat memimpin salat maupun berkhotbah.

“Juga dapat mematikan WiFi masjid saat masuk waktu salat, dan menyalakannya setelah salat berjamaah,” jelas Syamsu.

Selain perangkat masjid, Elnino Center juga akan membantu mendigitalisasi pelayanan penyaluran sedekah atau infak oleh jemaah masjid. Jemaah dapat menyalurkan sedekah atau infak dengan menggunakan mode pembayaran online seperti GoPay, OVO, Dana dan LinkAja.Program ini akan dijalankan melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Bank Indonesia (BI) dan diterbitkan oleh bank tempat rekening masjid dibuka.

Adapun skema yang dilakukan untuk penyaluran infak/sedekah tersebut, yakni jemaah akan memindai stiker QRIS yang ditempel di kotak amal atau pintu masjid. Kemudian memasukan nominal yang akan diinfakkan. Dana tersebut selanjutnya akan langsung masuk ke rekening masjid.

Start typing and press Enter to search